Beranda Internasional Retno Marsudi, Pemerintah Akan Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran HAM ABK Indonesia Oleh Perusahaan China

Retno Marsudi, Pemerintah Akan Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran HAM ABK Indonesia Oleh Perusahaan China

0
Retno Marsudi, Pemerintah Akan Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran HAM ABK Indonesia Oleh Perusahaan China
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ( foto sumber, Laman resmi Facebook.com)

JAYAWIJAYA.net, Jakarta – Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi bertemu dengan 14 ABK yang telah dipulangkan dari Korea Selatan, JUmat (8/5/2020), Ia mencatat adanya pelanggaran HAM dilakukan oleh Perusahan Penangkapan Ikan China, terhadap ABK Warga Negara Indonesia.

Berdasarkan keterangan ke 14 ABK tersebut, Menlu Retno menyatakan sangat mengutuk atas perlakuan tidak manusiawi  dan adanya pelanggaran Hak Asasi Manusia yang dilakukan oleh pengusaha kapal china.

” Dari keterangan yang diberikan ABK, perlakuan terhadap ABK WNI sangat mencederai HAM” tegas Retno, Minggu (10/5/2020).

Dari keseluruhan WNI sebanyak 46 orang yang berada di perusahaan berbendera China tersebut meminta untuk segera dipulangkan ke Indonesia, karena perlakuan yang tidak manusiawi. Adapun kapal penangkapan ikan bebebdera China yang dimaksud adalah Long Xing 606, Long Xing 605, Long Xing 629 dan Tian Yu 8.

Akibat dari perlakuan yang tidak manusiawi tersebut sebanyak 4 ABK tewas, 3 diantaranya hanya dilarung kelaut dan 1 ABK tewas saat dilakukan perawatan di Rumah Sakit, Busan Korea selatan.

Menlu Retno menjelaskan, ada beberapa catatan pelanggaran HAM berdasarkan pertemuan dengan ABK WNI antara lain:

  • Belum diterimanya gaji sejak mulai pekerjaan.
  • Ada yang digaji tapi tidak sesuai dengan kontrak yang ditanda tangani.
  • Jam kerja yang melebihi batas, bekerja hingga 18 jam sehari.
  • Tidak tersedianya makanan dan minuman yang layak.

Retno Marsudi menjelaskan saat ini dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia oleh Perusahaan Kapal China sedang diselidiki oleh Bareskrim Polri bekerja sama dengan keoplisian China. Sementara secara bilateral juga telah dibicarakan melalui Kedubes RI di beijing dengan pihak-pihak terkait yaitu Dirjen asia Kemenlu China.

“Pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini sampai tuntas” tegas Retno.

Sementara Pemerintah China juga berkomitmen untuk melakukan Investigasi terhadap Perusahaan Perikanan China yang mempekerjakan Anak Buah Kapal (ABK) dari Indonesia, dan kejadian tersebut akan menjadi perhatian khusus bagi pemerintah.

Sumber : antaranews.com

Edior   : Adi Mubarraq