Beranda Kesehatan Provinsi Papua Akan Terapkan Pembatasan Aktivitas Warga Dari Pukul 6.00 – 14.00 WIT

Provinsi Papua Akan Terapkan Pembatasan Aktivitas Warga Dari Pukul 6.00 – 14.00 WIT

0
Provinsi Papua Akan Terapkan Pembatasan Aktivitas Warga Dari Pukul 6.00 – 14.00 WIT
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal ( Foto Sumber, papuainside.com)

JAYAWIJAYA.net, Jayapura – Penyebaran wabah Covid-19 di Provinsi Papua sampai dengan saat ini terus meningkat, tapi hingga saat ini pemerintah belum melaksanakan kebijakan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB). Tercatat hingga saat ini terdapat kasus positif Covid-19 308 orang dengan 7 meninggal dunia dan 228 orang masih dalam perawatan intensif dan 73 orang telah dinyatakan sembuh.

Untuk pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19 pemerintah akan memberlakukan pembatasan aktivitas warga diikuti karantina wilayah dengan ketat dibeberapa Kabupaten/Kota.

Lima daerah yang saat ini menduduki rangking tertinggi kasus positif Covid-19 akan segera melaksanakan kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat dan karantina wilayah antara lain Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Mimika dan Nabire.

Kibajakan pembatasan aktivitas warga dan karantina telah disepakati melalui Rapat koordinasi Forkompinda yang dilaksanakan, Senin malam ((11/5/2020).  Waktu pembatasan aktivitas yang telah disepakati dari mulai pukul 6.00 WIT sampai dengan pukul 14.00 WIT.

Artinya masyarakat hanya boleh beraktivitas diantara pukul 6.00 WIT hingga pukul 14.00 WIT, setelah pukul 14.00 WIT masyarakat harus sudah berada dirumah masing-masing.

” Kami telah berkoordinasi dengan Kapolda Papua dan Pangdam Cendrawasih untuk penerapan dan pelaksaan pematasan aktivitas warga” kata Klemen Tinal.

Klemen Tinal menegaskan dalam waktu 6 hari kedepan Pemerintah dibantu oleh TNI dan Polri akan melakukan sosialisasi secara masif, karena pembatasan aktivitas akan dilakukan serentak di lima daerah mulai tanggal 17 Mei 2020 mendatang.

Sementara Kapolda Provinsi Papua Irjen Pol Paulus Waterpau mengharapkan warga untuk tidak panik atas pemberlakuan pembatasan aktivitas tersebut, Ia juga menghimbau masyarakat untuk patuh demi keselamatan bersama. Dalam sosialisasi yang akan dimulai hari ini, Selasa (12/5/2020) TNI dan Polri juga akan menggandeng Satpol PP diseluruh Kabupaten/Kota.

” Penerapan pembatasan aktivitas warga efektif mulai tanggal 17 Mei 2020, jika ada yang melanggar akan mendapatkan tindakan tegas” tegas Klemen.

 

Editor : Adi Mubarraq