Beranda News Pilkada Serentak, Resmi Di Tunda Dan Akan Dilaksanakan Pada Desember 2020

Pilkada Serentak, Resmi Di Tunda Dan Akan Dilaksanakan Pada Desember 2020

0
Pilkada Serentak, Resmi Di Tunda Dan Akan Dilaksanakan Pada Desember 2020
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Foto Sumber, Laman Resmi faceboo.com)

JAYAWIJAYA.net, Jakarta – Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) serentak yang sebelumnya dijadwalkan pada 23 September 2020, telah resmi digeser dan akan diselenggarakan pada bulan Desember 2020. Dengan ditandatanganinya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang PERPPU NO 2 Tahun 2020 oleh Presiden Joko Widodo, maka Pilkada Serentak untuk memilih, Gubernur, Walikota, dan Bupati secara resmi digeser penyelenggaraanya.

Undang-Undang PERPPU No 2 Tahun 2020 ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 4 Mei 2020 di Jakarta.

Pergeseran penyelenggaraan Pilkada Serentak disebabkan oleh adanya wabah Virus Corona (Covid-19) yang telah melanda dunia saat ini termasuk Indonesia.

Tertuang dalam Pasal 201A menjelaskan, pelaksanaan pilkada serentak ditunda karena adanya bencana non alam dan penyelenggaraanya akan dilaksanakan pada bulan Desember 2020.

Dalam Perppu tersebut juga mengatur jika pada bulan Desember 2020 belum bisa dilaksanakan, maka akan diatur dan dijadwalkan kembali setelah berahirnya bencana Non Alam (covid-19).

Berikut Bunyi Pasal Tambahan  (dikutip dari laman jdih.setneg.go.id)pada, Selasa (5/5/2020)

Pasal l22A


(l) Pemilihan serentak lanjutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal l2O dilaksanakan setelah penetapan penundaan tahapan pelaksanaan Pemilihan serentak dengan Keputusan KPU diterbitkan.


(2) Penetapan penundaan tahapan pelaksanaan Pemilihan serentak serta pelaksanaan Pemilihan serentak lanjutan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan atas persetujuan bersama antara KPU, Pemerintah, dan Dewan Perwakilan Ralryat.    

(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara dan waktu pelaksanaan Pemilihan serentak lanjutan diatur dalam
Peraturan KPU.

 

Pasal 201A

(1) Pemungutan suara serentak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2Ol ayat (6) ditunda karena terjadi bencana nonalam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120 ayat (1).

(2) Pemungutan suara serentak yang ditunda sebagaimana dimaksud pada ayat (l) dilaksanakan pada bulan Desember 2O2O.

(3) Dalam hal pemungutan suara serentak sebagaimana dimaksud pada ayat {21 tidak dapat dilaksanakan, pemungutan suara serentak ditunda dan dijadwalkan kembali segera setelah bencana nonalam sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berakhir, melalui mekanisme sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122A.

Kedua pasal sisipan diatas, Pasal l22A dan Pasal 201A mengacu pada Pasal 120 yang berbunyi :

Pasal 12O


(1) Dalam hal pada sebagian wilayah Pemilihan, seluruh wilayah Pemilihan, sebagian besar daerah, atau seluruh daerah terjadi kerusuhan, gangguan keamanan, bencana alam, bencana nonalam, atau gangguan lainnya yang mengakibatkan sebagian tahapan penyelenggaraan Pemilihan atau Pemilihan serentak tidak dapat dilaksanakan, dilakukan Pemilihan lanjutan atau Pemilihan serentak lanjutan.

(21 Pelaksanaan Pemilihan lanjutan atau Pemilihan serentak lanjutan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dimulai dari tahapan penyelenggaraan Pemilihan atau Pemilihan serentak yang terhenti.

Jadi sangat jelas jika spada bulan desember 2020 mendatang, Pilkada belum bisa dilaksanakan maka pelaksanaanya akan ditunda sampai dengan berahirnya bencana non alam Covid-19.

Sumber : jdih.setneg.go.id

Editor : Adi Mubarraq