Beranda Ekonomi Bisnis Keuangan Dan Perbankan Jokowi Tandatangani PP Nomor 24 Tahun 2020 Tentang Tunjangan Hari Raya

Jokowi Tandatangani PP Nomor 24 Tahun 2020 Tentang Tunjangan Hari Raya

0
Jokowi Tandatangani PP Nomor 24 Tahun 2020 Tentang Tunjangan Hari Raya
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo

JAYAWIJAYA.net, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2020 Tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan. Pemerintah memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk PNS, TNI dan Polri akan diberikan sesuai jadwal perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2020.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun 2020 ini THR untuk PNS,TNI dan Polri hanya terdiri dari komponen Gaji Pokok, Tunjangan Jabatan, Tunjangan Keluarga dan Tunjangan Umum, sedangkan Tunjangan Kinerja tahun ini tidak diberikan.

Sementara Menteri Keuangan Sri Mulyani juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 tahun 2020 sebagai turunan atas PP Nomor 24 tahun 2020.

Dalam PMK tersebut disamping mengatur tentang pembayaran THR untuk PNS, TNI dan Polri juga mengatur tentang THR Pensiunan PNS , TNI juga Pensiunan Polri. Adapun komponen untuk THR pensiunan terdiri atasĀ  Pensiun Pokok, Tunjangan Keluarga dan Tunjangan Tambahan Penghasilan, THR untuk seluruh pensiunan bersifat utuh tidak ada potongan termasuk potongan asuransi.

Menurut PMK Nomor 49 tahun 2020, pada pasal 21 menjelaskan untuk skema pencairan THR, baik PNS aktif maupun pensiunan paling cepat akan diberikan 10 hari sebelum hari raya. Untuk pensiunan ASN disalurkan melalui PT. Taspen (persero) sedangkan untuk Pensiunan TNI Polri akan disalurkan memalui PT. ASABRI (persero).

Meneteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan untuk tahun 2020 total jumlah THR yang disalurkan hanya sebesar RP 29.382 triliun, lebih rendah dari penyaluran THR tahun 2019 yang mencapai Rp 40 triliun.

” Jadi, total THR yang akan disalurkan pada hari ,Jumat (15/5/2020) sebesar RP 29,382 triliun, lebih rendah dari tahun lalu sebesar Rp 40 triliun” jelas Sri Mulyani.

Dari total yang disalurkan terbagi atas THR ASN pusat, TNI dan Polri sebesar RP 6.775 triliun , untuk ASN Daerah sebesar RP 13,898 triliun dan untuk penisunan sebesar RP 8,708 triliun.

Adanya penurunan jumlah besaran THR di sebabkan oleh adanya kebijakan efisiensi selama masa pandemi Covid-19, dengan memangkas beberapa komponen yaitu tidak diberikannya Tunjangan Kinerja serta THR hanya diberikan pada ASN golongan Eselon III kebawah, sedangan untuk eselon I, II dan pejabat lainnya tidak mendapatkan THR.

Editor : Adi Mubarraq