Erick Thohir, Karyawan Dibawah 45 Tahun Mulai Bekerja 25 Mei 2020

0
293
Erick Thohir, Karyawan Dibawah 45 Tahun Mula Bekerja 25 Mei 2020
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir ( foto sumber Laman resmi facebook.com)

JAYAWIJAYA.net, Jakarta — Menteri Badan Usaha Negara Erick Thohir mengirimkan surat tertanggal 15 mei 2020 kepada seluruh Direktur Utama BUMN yang berisi jadwal tahapan pemulihan pemulihan kegiatan #CoviSave BUMN.

Dalam surat tersebuit mengatakan untuk karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berusia dibawah 45 tahun diizinkan untuk mulai bekerja kembali pada tanggal 25 Mei 2020, jika daerah dimana tempat mereka bekerja telah membuka Pembatasan Sosial bersekala Besar (PSBB).

Sedangkan untuk karyawan yang berusia diatas 45 tahun, tetap melaksanakan pekerjaan dari rumah (work from home) selama pandemi C0vid-19.

Menurut lampiran surat tersebut pemulihan kegiatan akan dibagi menjadi 5 tahapan, tahapan pertama akan dimulai pada tanggal 25 Mei 2020.

Pada Fase Pertama dimulai pada tanggal 25 Mei 2020 di tandai dengan dibukanya Pabrik, Pengolahan, Hotel, serta pembangkit dengan pembatasan karyawan yang masuk dan shifting. Sedangkan pada kementrian BUMN sendiri akan membuka sektor jasa maupu industri dengan membuka layanan cabang diseluruh Indonesia dengan pembatasan karyawan yang masuk dan pengaturan jam kerja.

Semua karyawan yang masuk dalam fase pertama harus mengikuti protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, sosial distancing, jaga kebersihan , mencuci tangan dan lain sebagainya.

Kemudian fase pemulihan kedua pada  tanggal 2 Juni 2020, pada fase kedua mulai dibukanya sektor jasa dan ritel serta pusat-pusat perbelanjaan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan batasan pengunjung.

Fase pemulihan ketiga pada tanggal 8 Juni 2020 pada fase kedua mulai dibukanya sektor pendidikan dan jasa pariwisata secara menyeluruh.

Kemudian menginjak fase keempat akan dilaksanakan mulai 29 Juni 2020, di fase ini seluruh sektor akan serentak mulai dibuka keseluruhan.

Sedangkan fase kelima pada 13 dan 20 Juli 2020 hanya untuk mengevaluasi fase ke empat disemua sektor.

Mengutip dari cnnindonesia.com juru bicara kementrian BUMN Arya Sinulaga  menyampaikan bahwa tahapan tersebut tentu kan disesuaikan dengan kebijakan daerah tentang PSBB yang telah diberlakukan.

” Jika daerah tersebut masih memberlakukan PSBB maka karyawan mengikuti aturan didaerah tersebut, tapi kalau PSBB sudah dibuka  berati mulai bekerja seperti biasa dengan tetap sesuai protokol kesehatan” jelas Arya.

 

Editor : Adi Mubarraq