Beranda Ekonomi Bisnis Airlangga Hartarto, Stok Dan Cadangan Bahan Pangan Aman Untuk Hadapi Idul Fitri

Airlangga Hartarto, Stok Dan Cadangan Bahan Pangan Aman Untuk Hadapi Idul Fitri

0
Airlangga Hartarto, Stok Dan Cadangan Bahan Pangan Aman Untuk Hadapi Idul Fitri
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (sumber Foto, Laman resmi facebook.com)

JAYAWIJAYA.net, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (menko), Airlangga Hartarto menegaskan sampai dengan menjamin sampai dengan Idul Fitri dan stok untuk setelah Idul Fitri masih dalam kondisi aman. Hal tersebut Ia sampaikan sebagai jawaban atas permintaan Presiden Joko Widodo yang menginginkan perhitungan stok pangan dengan matang.

Usai Rapat Terbatas (RATAS),Selasa( 5/65/2020), Airlangga Menggelar Teleconverence menyampaikan nantinya stok bulog akan turun ke kepasar, serta dari sektor-sektor akan terus turun ke pasar juhga guna mengamankan harga eceran sehingga tidak ada kenaikan yang signifikan.

” saya harap nanti stok dari bulog yang akan banyak masuk ke pasar serta dari sektor-sektor lain juga akan segera turun ke pasar terus menerus” jelas Airlangga.

Politisi Golkar tersebut juga menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada lonjakan harga menjelang idul fitri, hanya gula pasir saja yang  beberapa minggu lalu sempat melonjak sampai dengan RP 18.500, tapi saat ini telah kembali turun hingga Rp 17.000.

sedangkan untuk harga-harga kebutuhan lain seperti beras, minyak, daging, ayam, telor, cabe, bawang merah, bawang putih semua masih dalam harga yang stabil.

Airlangga mencontohkan untuk harga beras, beras premium masih dikisaran harga Rp 12.700 per kilogram, sedangkan untuk beras medium hanya Rp 11.750 per kilogram, demikian juga komoditi lain seperti daging harganya masih normal Rp 117.900 per kilogram.

Demikian juga untuk harga dari komoditi pertanian cabe rawit saat ini tidak mengalami lonjakan bahkan cenderung turun hanya Rp 34.700 sedangkan cabe merah keriting Rp 30.600 perkilonya, bawang merah dan bawang putih juga tidak berbeda jauh masih dalam harga wajar masing-masing Rp 48.000 dan Rp 38.700 per kilonya.

Sedangkan minyak goreng, telor, ayam, semua tidak mengalami kenaikan harga, minyak goreng curah masih tetap yaitu Rp 12.500 per liternya.

” semua komoditas masih dikisaran harga yang sama dengan beberapa bulan sebelumnya ” jelas Airlangga.

Airlangga menambahkan berdasarkan laporan dari Kementrian Pertanian, produksi beras pada bulan mei hingga juni akan mencapai 3,6 juta ton, sedangkan pada bulan agustus sampai dengan 3 juta ton, artinya stok beras hingga ahir tahun relatif aman.

” mei hingga juni diperkirakan 2 sampai 3 juta ton lebih, sedangkan pada bulan agustus diperkirakan sekitar 3 juta ton, beras relatif aman hingga ahir tahun” kata Airlangga Hartarto.

Sumber : bisnis.tempo.co

Editor : Adi Mubarraq